Jumat, November 16, 2012

Untuk pertama kalinya semenjak aku mengenalmu, kau melontarkan kata-kata yang begitu menusuuukkkk di hatiku #Halaah...

Hmm... tapi ini bener.. :(
Kau tau aku ini wanita dengan banyak luka.. memang sepertinya ini lebay. Tapi kau sendiri pun tau bagaimana kehidupanku. Selama ini aku terlalu rapuh untuk memikul beban ini sendiri. Tapi kamu, kamu selalu ada dan meringankan bebanku. Aku sangat bersyukur.. Ahh kau malaikatku.. "pikirku...

Tapi tadi malam ituuu, kenapa harus kata2 itu yang kamu ucapkan? :( sungguh, aku semakin merasa tidak pantas untuk siapapun,... aku benar-benar sakit. Yah, walaupun logikaku masih tetap berjalan. Terbukti bahwa aku masih berfikir, siapa juga yang mau tiap hari di bagi beban.. :( Iya betul begitu..

Saat ini aku hanya infin sendiri. Menghapus air mataku sendiri, melewati kepedihanku sendiri, dan yang pasti, selalu mencoba bangkit SENDIRI....

Ahhh aku rasa cukup, aku benar-benar lebay... 

Jumat, Oktober 19, 2012

Pelatian Manasik Haji



A K U   B E N C I   S E N J A  ! ! ! ! ! ! 
Dialah penyebab gelapnya masa kekinianku.... :'(


Ada saatnya diam untuk bersabar lalu belajar. Ada saatnya marah dengan cara elegan namun mampu menyadarkan orang lain... 
Arrrggghhh....... tapi aku hanya ingin menangis sekarang.. :'(
Aku ingin hidup di masa yang sekrang.. tidak terus-terusan dihantui oleh bayangan masalalu. Aku berusaha kuat untuk menjauh dari setiap kenangan yang dulu. 

Aku bersyukur ketika aku bisa memilihmu untuk ada dalam masa kekinianku, aku bahagia dan aku berjanji pada diriku sendiri untuk tetap menjadikanmu satu-satunya tanpa menoleh lagi kepada dia yg ada di masalaluku. Aku pikir apa yang aku lakukan ini sudah cukup bisa meyakinkanmu. Tapi ternyata.....

Kau masih saja mengungkit masa laluku. mencurigaiku seakan-akan aku orang yang selalu salah dari dulu hingga sekarang. Dengan mudah kau marah tanpa alasan, cemberut dengan hanya satu kesalahan kecilku, terdiam ketika sebenarnya kamulah yang memulai membuatku sakit. Bahkan tangisku tak lagi kamu pedulikan. Aku memang pantas diperlakukan seperti ini, itu pikirku. Tapi hatiku menolaak, aku hanya ingin satu. Jika kau bisa menerimaku, terimalah aku yang sekarang tanpa embel-embel masalaluku. Tapi jikatidak, tolong jangan paksakan.. Aku pun sama sepertimu, punya hati yang bisa sakit dan perih.

Aku menangis sendiri tanpa kamu tau, aku menyesali kesalahanku yang membuat aku seperti inisekarang. Bahkan sekarang aku lebih sering memendam kepedihan sendiri tanpa berani menceritakan kepadamu, orang yang pundaknya selalu aku harapakan untuk bersandar.

Aku terima semua ini, aku akan bertahan sampai aku merasa babak belur sendiri.  :'(
Ketika kesalahan masalalu di ungkit dan terus dijadikan alasan untuk mengabaikanku adalah hal yang pantas aku terima, ya .. aku terima.. memang aku pernah salah dan pantas diseperti inikan ko...

Jumat, Juni 29, 2012

Sapu Tanganmu..

Untuk pagi yang selalu pagi... Untuk fajar yang tak pernah bosan mendampingi embun..

Tadi aku nangis lagi ya.. terimakasih ya, sapu tanganmu telah mampu menghapus setiap tetes air yang mengalir dari mataku. Kau memang seperti doraemon, yang punya kantong ajaib yang bisa mengeluarkan apapun yang ku butuhkan.

Berbicara tentangmu saja, mulai membuatku tersenyum sendiri. Entah apa yang ada dalam dirimu, aku sulit mendeskripsikannya.


Kau yang tadi malam tiba-tiba mengambil bintang dari mataku , kau yang selalu saja bisa membuat aku tertawa , ahh .. kau memang segalanya buatku.. 


Sungguh... menjalani hari-hariku disini denganmu bagiku adalah sesuatu yang harus ku syukuri. Kehadiranmu selalu mampu mengobati setiap luka atau beban yang sedang ku tanggung. Dan satu lagi, kau  juga yang  mampu membuatku memiliki cita-cita yang segunung itu.. haha kau memang ajaib...


Aku tidak tau lagi harus seperti apa mengucapkan rasa syukurku atas dihadirkannya engkau dalam hari-hariku. Maafkan aku yang belum sempurna membalas kebaikan cintamu.. Aku selalu mengusahakan yang terbaik. Dan mulai berusaha menjaga perasaanmu, meskipun terkadang pertahananku menjaga hatimu runtuh karena galau yang aku tidak bisa menyimpannya lagi.

Maafkan untuk tulisan yang mungkin akan menyakitimu, selebihnya..... aku masih selalu belajar mencintai segala yang ada pada dirimu. Karena mencintaimu, membuatku mampu mendewasakan diri dan sikapku, membuatku semangat mengejar mimpiku... juga mimpi-mimpi kitaa.... 


"KAU BISA SAJA PERGI, TAPI KAU TIDAK AKAN BISA LEPAS DARI TANGGUNG JAWAB" itu yang selalu kau katakan... Dan ijinkan aku mengcopy kata-katamu ya.... "AKU BISA SAJA PERGI, TAPI AKU TIDAK AKAN BISA LEPAS DARI TANGGUNG JAWAB" tanggung jawab untuk melanjutkan apa yang sudah kita bangun.. ^_^

Aku selalu ingat ketika aku berjanji padamu, selama hidupmu, apapun akan ku lakukan untuk suatu senyuman, sebisa ku.. hingga matiku. 
Tapi apakah itu untuk selamanya?
Sementara keadaan telah berubah 180 derajat. Kau disana pasti mengira bahwa kita masih baik-baik saja. Tidak bii, kita tidak baik-baik saja. Tepatnya adalah karena aku yang tidak lagi mampu menjaga konsistensi janjiku. Aku yang merusaknya, dan aku masih terlalu pengecut untuk mengakuinya langsung kepadamu. Alasan pertamaku adalah aku sangat takut kehilanganmu.. sebab sebagian besar hatiku masih menyimpan cinta untukmu. cinta yang tak pernah mampu ku katakan pada mereka, cinta yang hanya bisa ku tahan sendiri. Alasan keduaku adalah karena aku takut melihatmu hancur. aku tidak sanggup untuk itu. Tapi bagaimana lagi, aku sudah terlanjur masuk ke zona yang salah. Aku tidak menemukan jalan keluar untuk itu. 
Kau tau, ambisi dan cita-citaku yang segunung itu yag membuatku tersesat.. Tapi aku masih belum sepenuhnya sadar bahwa aku telah tersesat dan terlalu jauh menghianatimu. Kau tau, aku merasa kita tidak memiliki masa depan, aku dan cita-citaku ada disini.. bukan disana, di tempat kau ada sekarang. Memang semua Tuhan yang menentukan, tapi akupun berhak merencanakan. Karena kau pun tau bagaimana jadinya jika hidup tanpa rencana. 
Aku memang pecundang yang sembunyi di balik segudang alasan itu, tapi sungguh... hatiku masih sama seperti hati wanita lain yang mungkin lebih suci dan jauh dari berkhianat. Aku masih bisa merasakan sakit untuk semua yang aku lakukan, terlebih jika aku membayangkan bagaimana hatimu saat ini. :'( , aku masih diam-diam menangis untuk itu... 
MAAFKAN AKUUUUUUUUUU...............

Senin, April 30, 2012

Buku diary impian

Aku harus menulis, karena aku ingin menulis....... !!!!
Sejujurnya ada banyak sekali moment penting dalam hidup ini yang sesuatu banget kalo dijadiin bahan tulisan.Itu jiga salah satu hal yang melatarbelakangi keinginan untuk membeli buku diary yang kata orang2 jaman sekarang mungkin sedikit kuno. Iya lah, gini hari masih nulis manual.... QWERTY donk dpake... *haalaahh...
Tadinya juga aku sempet mikir begitu sih. Beberapa catatan harian yang aku bikin di laptop pribadiku akhirnya pun terbengkalai. Padahal tiap hari pasti buka laptop, tapi keinginan untuk sekedar membisikkan apa yang ku alami setiap harinya di catatan itu ko ya ga ada2. males jadi alasan nomor satu.
Alhamdulillah sih dengan bantuan blog aku bisa agak sedikit rajin menulis.. Walaupun ga mesti sebulan sekali sih.. *LHOO....
Nah karena itu juga saya mikir, kalo pake buku mungkin ga begini kejadiannya. Aku bisa dikit-dikit pegang pulpen plus buku terus langsung deh corat coret apa aja... :D
hMMM... ok lah jangan cuma dipikirkan.. Aku harus beli buku DIARY IMPIAN yang unyu-unyu,,.., biar semangat menulisnya pun juga menggebu.. :DD

Minggu, April 22, 2012

Peringatan Hari Kartini








Bukan aku yang duLu

Aku bukanlah aku yang dulu, yang akan selalu mencarimu setiap kali kau menghilang. Juga mengejarmu setiap kali kau mencoba meninggalkan.


Hari ini kamu entah kemana, oh bukan itu tepatnya. karena aku tau kau tidak kemana-mana "Tetap dihatiku". Mungkin kembali seperti dulu, bosan dengan hubungan kita.
Iya, dulu kau selalu menghilang setiap kali kau merasa bosan. dan saat itu juga aku selalu mencarimu, dan mengajakmu kembali ke rumah mungil kita. Dulu selalu dengan sabar aku merayumu, juga selalu dengan tameng tebal yang ku pasang di hati jika kau tidak mau kembali, sakit tapi aku tetap merayumu kembali. Begitu kan..
Aku pikir setelah kita bangun rumah kedua setelah yang pertama dulu runtuh, kau tidak akan lagi merasa bosan. Oh tentu saja aku berpikir seperti itu, bagaimana tidak. Kau sangat meyakinkan saat kau bilang kau sangat mencintaiku kali ini. Tapi ternyata ya masih sama seperti dulu. Seperti ingin tapi tak ingin, harapan palsukah itu. Ah, kenapa kamu selalu membuatku begini. Dan kenapa cuma kamu yang bisa ??.
Kali ini betulkah tebakanku? kau bosan lagi? Sehari dan semalam ini kamu menghilang. Aku katakan beribu-ribu maaf karena kali ini aku tidak lagi mencarimu, mengejarmu, apalagi merayumu untuk kembali. Bukan, bukan aku tidak merasa kehilangan dan tidak mencintaimu lagi. Aku hanya tidak ingin terluka dengan cara yang sama.
Jika kau ingin kembali, kembali saja sendiri. Aku akan menyambutmu, mungkin......... ^_^

Kamis, April 12, 2012

Teman seperjuangan mencerdaskan anak bangsa.. ^___^




Bukan Mimpi sayang, Tapi TUJUAN.. ^_^

Dalam langkah awalku, aku selalu berdoa agar Tuhan memperkenankan aku masuk ke dalam mimpimu. Agar Tuhan selalu mempromosikan kehadiranku yang memang hanya untukmu. Agar Tuhan selalu mempertontonkan aku di setiap langkahmu.

Aku suka membicarakan mimpi. Mimpi apapun itu, karena aku adalah perempuan pemilik banyak mimpi. Hingga banyak yang bilang aku seorang yang ambisius mengejar mimpi....
Pagi yang tidak terlalu cerah tapi matahari bersinar meski malu-malu, Kita berada di hamparan pasir di tepi sebuah pantai. Duduk berdampingan meski tidak terlalu dekat. Itu adalah hari pertama kita berkunjung ke subuah pantai berdua setelah 4 tahun lamanya kita menjalin kasih. Perbincangan hati antara kita semakin menambah indah pagi itu. Lama tak berjumpa, banyak juga yang kita bicarakan..

Aku tersentak dan sedikit malu ketika kau katakan keseriusanmu terhadapku. Bahagia dan sangat bahagia. Meski jauh, kau bilang kita akan bisa menjaganya. " Tentu, wong kita punya mimpi yang sama ko" kataku, "mimpi apa?"tanyamu.....
"Mimpi untuk mewujudkan masa depan bersama, hidup bersama dan terus saling menjaga". Kamu tersenyum mendengarnya..
lalu aku ingat betul apa yang kau katakan, 'ITU BUKAN MIMPI SAYANG... ITU TUJUAN KITA....'
^%^%$#$#%..... itu adalah kata-kata paling aduhai yang terdengar dari mulutmu sayang.. wwkwkwkkk

 


Di Persimpangan (Lagi)

Aku sudah hampir putus asa dengan diriku sendiri...
Tidak tau sampai kapan aku tidak bisa bersikap tegas..
Sulit sekali memposisikan hatiku untuk berada di titik yang tepat.
Pernah ku pilih satu titik, dimana aku yakin kebahagiaan akan merajut benangnya sendiri..
Tapi titik itu seperti memudar, teramat jauh dan susah untukku lebih mencengkramkan tapakan kakiku berdiri.
Titik dimana impiankupun harus lenyap karna itu.. Tapi titik itu yang ku mau....
Sedangkan semakin aku mau, semakin terbuka titik yang lebih terang lagi..
Titik yang mampu membuat aku sedikit berpaling dari titik pertama meskipun belum sepenuh hati..
Titik kedua yang juga menjadi pendukung penuh kelanjutan mimpi-mimpiku..
Dan aku sadar, ini adalah titik yang aku butuhkan..

Mau dan Butuh... ????? aKu tidak dapat memilih nyaaaaa.... :(

Kamis, Maret 22, 2012

Cita- cita dan Cinta. Dua kata yang menjadi wakil dari kebahagiaan manusia. Dua kata yang menjadi syarat kesempurnaan hidup bila keduanya sanggup teraihkan. Dua kata yang menjadikan hidup seindah pelangi. Dua kata yang dikejar habis- habisan oleh hampir segenap penghuni bumi.

Termasuk aku. Aku juga seorang pengejar cita-cita dan juga cinta. Dua hal yang ku rasa harus dan wajib ku raih. 
Dilema.. dilema saat aku membicarakan ini. Aku pemilik mimpi dan harapan yang tinggi. Aku seorang yang sangat berambisi untuk berhasil. Tidak terlalu muluk2 impian yang ingin ku tuliskan disini  , aku hanya ingin melanjutkan kuliah S2 Q setelah aku lulus S1 nanti. S2 yang kucita-citakan sebagai wujud cita-cita orang tuaku juga. Tapi S2 yang ingin ku ambil tetap lah di kota ini, kota dimana saat ini akupun berjuang meraih gelar sarjanaku. Alasannya masih sama, karena disini semuanya terjangkau. Walaupun jauh dari kampung halaman, tapi aku merasa disini semuanya mudah.
Tapi di satu sisi akupun punya cinta yang ingin sekali ku dapatkan, cinta yang sudah hampitr 4 tahun ini menemaniku berjuang meskipun dari jauh. Cinta yang juga punya harapan untuk melangkah lebih serius kedalam hubungan yang lebih terarah. Cinta yang ku tinggalkan dikampung halaman untuk mengejar cita-citaku. Cinta yang juga menuntut ku kembali dan meneruskan mimpi tentang cinta yeng tertunda karena cita-cita.
Maaf cinta, aku pun bingung. aku ingin sekali kembali di waktu yang sudah ku janjikan, yaitu saan aku lulus S1 nanti. Tapi tidak bisa ku pungkiri, aku berat sekali melepaskan impianku yang satu itu..,....

Bertahan aku disini. melanjutkan cita-cita yang sudah pasti akan membuatku kehilangan cinta. Atau kembalikah aku kepada cinta yang juga mengharuskan aku mengubur dalam-dalam cita-citaku.... 
Tuhan berikan yang terbaik.. Amin..