Senin, April 30, 2012

Buku diary impian

Aku harus menulis, karena aku ingin menulis....... !!!!
Sejujurnya ada banyak sekali moment penting dalam hidup ini yang sesuatu banget kalo dijadiin bahan tulisan.Itu jiga salah satu hal yang melatarbelakangi keinginan untuk membeli buku diary yang kata orang2 jaman sekarang mungkin sedikit kuno. Iya lah, gini hari masih nulis manual.... QWERTY donk dpake... *haalaahh...
Tadinya juga aku sempet mikir begitu sih. Beberapa catatan harian yang aku bikin di laptop pribadiku akhirnya pun terbengkalai. Padahal tiap hari pasti buka laptop, tapi keinginan untuk sekedar membisikkan apa yang ku alami setiap harinya di catatan itu ko ya ga ada2. males jadi alasan nomor satu.
Alhamdulillah sih dengan bantuan blog aku bisa agak sedikit rajin menulis.. Walaupun ga mesti sebulan sekali sih.. *LHOO....
Nah karena itu juga saya mikir, kalo pake buku mungkin ga begini kejadiannya. Aku bisa dikit-dikit pegang pulpen plus buku terus langsung deh corat coret apa aja... :D
hMMM... ok lah jangan cuma dipikirkan.. Aku harus beli buku DIARY IMPIAN yang unyu-unyu,,.., biar semangat menulisnya pun juga menggebu.. :DD

Minggu, April 22, 2012

Peringatan Hari Kartini








Bukan aku yang duLu

Aku bukanlah aku yang dulu, yang akan selalu mencarimu setiap kali kau menghilang. Juga mengejarmu setiap kali kau mencoba meninggalkan.


Hari ini kamu entah kemana, oh bukan itu tepatnya. karena aku tau kau tidak kemana-mana "Tetap dihatiku". Mungkin kembali seperti dulu, bosan dengan hubungan kita.
Iya, dulu kau selalu menghilang setiap kali kau merasa bosan. dan saat itu juga aku selalu mencarimu, dan mengajakmu kembali ke rumah mungil kita. Dulu selalu dengan sabar aku merayumu, juga selalu dengan tameng tebal yang ku pasang di hati jika kau tidak mau kembali, sakit tapi aku tetap merayumu kembali. Begitu kan..
Aku pikir setelah kita bangun rumah kedua setelah yang pertama dulu runtuh, kau tidak akan lagi merasa bosan. Oh tentu saja aku berpikir seperti itu, bagaimana tidak. Kau sangat meyakinkan saat kau bilang kau sangat mencintaiku kali ini. Tapi ternyata ya masih sama seperti dulu. Seperti ingin tapi tak ingin, harapan palsukah itu. Ah, kenapa kamu selalu membuatku begini. Dan kenapa cuma kamu yang bisa ??.
Kali ini betulkah tebakanku? kau bosan lagi? Sehari dan semalam ini kamu menghilang. Aku katakan beribu-ribu maaf karena kali ini aku tidak lagi mencarimu, mengejarmu, apalagi merayumu untuk kembali. Bukan, bukan aku tidak merasa kehilangan dan tidak mencintaimu lagi. Aku hanya tidak ingin terluka dengan cara yang sama.
Jika kau ingin kembali, kembali saja sendiri. Aku akan menyambutmu, mungkin......... ^_^

Kamis, April 12, 2012

Teman seperjuangan mencerdaskan anak bangsa.. ^___^




Bukan Mimpi sayang, Tapi TUJUAN.. ^_^

Dalam langkah awalku, aku selalu berdoa agar Tuhan memperkenankan aku masuk ke dalam mimpimu. Agar Tuhan selalu mempromosikan kehadiranku yang memang hanya untukmu. Agar Tuhan selalu mempertontonkan aku di setiap langkahmu.

Aku suka membicarakan mimpi. Mimpi apapun itu, karena aku adalah perempuan pemilik banyak mimpi. Hingga banyak yang bilang aku seorang yang ambisius mengejar mimpi....
Pagi yang tidak terlalu cerah tapi matahari bersinar meski malu-malu, Kita berada di hamparan pasir di tepi sebuah pantai. Duduk berdampingan meski tidak terlalu dekat. Itu adalah hari pertama kita berkunjung ke subuah pantai berdua setelah 4 tahun lamanya kita menjalin kasih. Perbincangan hati antara kita semakin menambah indah pagi itu. Lama tak berjumpa, banyak juga yang kita bicarakan..

Aku tersentak dan sedikit malu ketika kau katakan keseriusanmu terhadapku. Bahagia dan sangat bahagia. Meski jauh, kau bilang kita akan bisa menjaganya. " Tentu, wong kita punya mimpi yang sama ko" kataku, "mimpi apa?"tanyamu.....
"Mimpi untuk mewujudkan masa depan bersama, hidup bersama dan terus saling menjaga". Kamu tersenyum mendengarnya..
lalu aku ingat betul apa yang kau katakan, 'ITU BUKAN MIMPI SAYANG... ITU TUJUAN KITA....'
^%^%$#$#%..... itu adalah kata-kata paling aduhai yang terdengar dari mulutmu sayang.. wwkwkwkkk

 


Di Persimpangan (Lagi)

Aku sudah hampir putus asa dengan diriku sendiri...
Tidak tau sampai kapan aku tidak bisa bersikap tegas..
Sulit sekali memposisikan hatiku untuk berada di titik yang tepat.
Pernah ku pilih satu titik, dimana aku yakin kebahagiaan akan merajut benangnya sendiri..
Tapi titik itu seperti memudar, teramat jauh dan susah untukku lebih mencengkramkan tapakan kakiku berdiri.
Titik dimana impiankupun harus lenyap karna itu.. Tapi titik itu yang ku mau....
Sedangkan semakin aku mau, semakin terbuka titik yang lebih terang lagi..
Titik yang mampu membuat aku sedikit berpaling dari titik pertama meskipun belum sepenuh hati..
Titik kedua yang juga menjadi pendukung penuh kelanjutan mimpi-mimpiku..
Dan aku sadar, ini adalah titik yang aku butuhkan..

Mau dan Butuh... ????? aKu tidak dapat memilih nyaaaaa.... :(