Judulnya postingan saya kali ini "Rindu Tak Berujung" ... Saya sendiri merasa ini sedikit berlebihan,, Lebbaayyy kata anak gaul mah.. :D . Tapi gak apa dah, saya memang sedang rindu.. hihihiiiii.
Kenapa saya bilang rindu saya tak berujung??? ssttttttt.. kaLian tidak perlu ikut menjawab. Ini pertanyaan sendiri jawab sendiri,, :)).... Alasannya karena Rindu ini memang tak pernah berakhir. Setiap hari saya harus merasakan ini. Kerinduan pada seseorang yang saya tinggalkan di kota kenangan. Saya meninggalkannya, untuk mencari ilmu di kota perjuangan ini.
Dia, laki-laki pemilik senja yang selalu saya cinta. Dia laki-laki terindah yang saya miliki. Setiap hari saya menanyakan padanya lewat hati, "Adakah bongkahan rindumu sebesar rinduku????" Tapi pertanyaan saya tidak pernah di jawab. Saya rasa karna saya bertanya lewat jalur yang salah.
Terkadang rindu ini menjadi sebuah rasa yang mempercantik rasa cinta saya untuknya, Tapi tak jarang rindu ini menjelma menjadi sebuah beban berat yang harus saya tanggung. Membayangkan dan membayangkan, itu saja yang dapat saya lakukan. Yang paling menggelisahkan dalam rindu ini adalah ketika saya tidak dapat menggambarkan raut wajahnya dalam bayangan saya. Entah apa yang menghalangi. Yang jelas saya merasa amat sangat gelisah.
0 komentar:
Posting Komentar