Minggu, Januari 16, 2011

Apa siihh bingung dah

"Aku ingin menatapmu. Mencari-cari kerinduan di setiap lekuk garis wajahmu, serta dalam mata yang berhias sinar senja disana. Aku ingin menemuimu, menanyakan apa masih ada tempatku di hatimu. Sekali lagi, aku ingin bersamamu..."

Ahh.. aku tak berani menghitung, sudah berapa lama aku tak bertemu dengannya, "Laki-laki tertinggi yang pernah ku miliki, pemilik mata elang yang selalu tajam menatapku". Harus ku akui, sejak meninggalkannya dalam episode ini, banyak hari yang ku lewati dengan curiga curiga dan curiga.. Hoohh, sebenarnya tersiksa.. amat tersiksa!

*hey Januari..salahkah aku jika ingin kamu segera usai? ...
Aku ingin cepat pulang, menghantarkan rindu yang sudah jadi gunung es di hatiku. 

*Hey burung2.. kemarilah..
Aku titip pesan, sampaikan pada laki-laki harum gitar itu, "aku sangat merindukannya"


”Doa adalah penyatuan dengan-Nya. Sedang denganku akan utuh dengan sajak-sajakmu. Aku merindukan kata-katamu, terlebih jika diriku terdapat di dalamnya. Jangan membuat sajak untukku. Sebab itu hanya akan membuatmu kehilangan kata-kata. Jadikan aku kata-kata dalam sajakmu. Mungkin kau akan kembali menulis. Karena aku pun begitu.”


0 komentar:

Posting Komentar