"Aku ingin menatapmu. Mencari-cari kerinduan di setiap lekuk garis wajahmu, serta dalam mata yang berhias sinar senja disana. Aku ingin menemuimu, menanyakan apa masih ada tempatku di hatimu. Sekali lagi, aku ingin bersamamu..."
*hey Januari..salahkah aku jika ingin kamu segera usai? ...
Aku ingin cepat pulang, menghantarkan rindu yang sudah jadi gunung es di hatiku.
*Hey burung2.. kemarilah..
Aku titip pesan, sampaikan pada laki-laki harum gitar itu, "aku sangat merindukannya"
”Doa adalah penyatuan dengan-Nya. Sedang denganku akan utuh dengan sajak-sajakmu. Aku merindukan kata-katamu, terlebih jika diriku terdapat di dalamnya. Jangan membuat sajak untukku. Sebab itu hanya akan membuatmu kehilangan kata-kata. Jadikan aku kata-kata dalam sajakmu. Mungkin kau akan kembali menulis. Karena aku pun begitu.”
0 komentar:
Posting Komentar