Sabtu, Januari 22, 2011

PERTEMUAN

Udara pagi kian sejuk membelai jilbab merah muda yang ku kenakan, aQ terjaga dari lena tidur yang ku paksakan sejak tengah malam tadi. Suara deru mesin kereta yang membawaku ke kotamu kian mendesirkan hati yang meradang membayangkan pertemuanku dengan mu. Aku sudah rindu, Enam bulan lamanya aku tak memahat senyum di bibir tipismu, melihat tajam tatapan mata elangmu, ahhh.. mungkinkah kau masih seperti dulu?.

Jam menunjukkan pukul 4 pagi, dan perjalananku berhenti disini. Aku telah sampai pada sebuah tempat dimana kereta yang membawaku berhenti. Ku lirik tulisan yang menggantung tinggi di atas sebuah pintu besar, "STASIUN KEBUMEN"... 
Ahh,, lega sekali rasanya. Aku segera mengemas barang-barangku dan segera turun dari kereta. Aku merasakan belaian angin kian memadati lekuk jilbabku. Aku menarik nafas panjang, merasakan kesejukan kota yang sudah lama ku tinggalkan.

teliteetuuutttt.......
Ponsel'q berbunyi, ada satu pesan masuk disana. segera kubuka , ternyata dari elangku.. laki-laki tertinggi yang ku tinggalkan di kota ini, lelaki dengan sinar mata tegas dan tajam bagai mata elang yang ku janjikan cinta sebelum ku pergi dulu..
"Dimana sayang? " pesanmu singkat,
belum sempat ku balas pesanmu dari jauh ku lihat sosokmu di antara puluhan orang di gerbang STASIUN.

Tanpa pikir panjang aku berlari ke arahmu, kau menyadari kehadiranku. Aku pun mengurangi kecepatan langkahku, mencoba menikmati senyummu dari jauh. Dan merasakan hati yang bergejolak hebat saat ku lihat kembali tatapanmu, Aku sudah hampir sampai di tempatmu berdiri. Hatiku semakin berdegup kencang, Mataku mulai nanar, menatapmu sendu bercampur bahagia. Airmata kerinduan tertumpah ketika kau sudah tepat dihadapanku.. 
Kau kembali tersenyum, menatapku dengan tajam. Aku tau kau sedang mencari gurat rindu di setiap lekuk wajahku... 
Kita bertatapan lama, tanpa saling menyapa. Ku lihat matamu berkaca, dan aku sangat bahagia melihat diriku ada disana.

"Selamat datang cinta..Selamat datang kembali di kota kita.."
Aku tersenyum mendengar ucapmu. 
tak tau apa yang harus ku katakan..
yang pasti....
"Aku merindukanmu, dan aku bahagia kini kau ada di depanku".


0 komentar:

Posting Komentar