Minggu, Januari 09, 2011

Senjaku, malamku, gerimisku, itu kamu...



Sepertinya secara tidak sengaja, aku menganggapmu sebagai senja..
Dan terkadang ku jadikan kau sebagai malam,
serta tak jarang kau menjelma bagai gerimis..

Semua karna aku adalah penatap senja, penikmat malam, serta pecinta gerimis..
Semoga kau mengerti maksudku..
Cinta dalam diamku,
sudah ku beberkan pada pena merah muda itu..
Dengan pena, akan ku lukiskan keindahan senja di matamu,
ketenangan malam di hatimu,
kelembutan gerimis di setiap derai tawamu..
Dan melalui pena, akan ku taklukan setiap acuhmu..


Jika cinta bukan untukku, akan ku kejar hingga ia menjadi milikku. Kau salah satu cita-cita yang sangat ingin ku wujudkan.. "Laki-laki semburat fajar", ada mata pelangi yang menanti hadirmu.. Tatapanmu sempat menggetarkan hatiku, meski kemudian tertahan sejak kau memutuskan diam!. 



0 komentar:

Posting Komentar